Selasa, 24 September 2013

DAMPAK DIBERLAKUKANNYA TAX INSENTIV DAN TAX HOLIDAY



DAMPAK DIBERLAKUKANNYA
TAX INSENTIV DAN TAX HOLIDAY

BAB I
PENDAHULUAN
I.LATAR BELAKANG
Indonesia, saat ini, sebagai salah satu negara berkembang sedang berusaha melaksanakan pembangunan di segala bidang, utamanya adalah bidang ekonomi. Karena perekonomian suatu negara yang baik akan menunjang kehidupan masyarakat, maka pemerintah mengerahkan segala upaya dan kemampuan dari negara untuk mendapatkan dana untuk pembiayaan pembangunan tersebut. Dan salah satu caranya adalah melalui sektor pajak.
namun pemerintah juga dengan segala upaya bagaimana cara meningkatkan industri dalam negerti agar dapat berkembang deng pesat.
salah satunya dengan cara Tax insentiv dan tax holiday
Namun apak dampak utama dari adanya tax insentif dan tax holiday
BAB II
PENGERTIAN
I.PENGERTIAN TAX INSENTIV
Pengurangan, pengucilan, atau pembebasan dari kewajiban pajak, ditawarkan sebagai daya tarik untuk terlibat dalam kegiatan tertentu (seperti investasi barang modal) untuk jangka waktu tertentu
 pajak merupakan aspek dari kode pajak yang dirancang untuk memberikan insentif, atau mendorong, jenis tertentu perilaku. Hal ini dapat dicapai melalui cara-cara termasuk tax holiday, pengurangan pajak, atau abatements pajak. Insentif pajak ditargetkan pada kedua individu dan perusahaan.



TAX INSENTIV MELIPUTI:
a.       TAX HOLIDAY
b.       TAX AMNESTY
c.        INVESTMENT TAX CREDIT
d.       FREE TRADE AREA / FREE TRADE ZONE


A.    TAX HOLIDAY

Sebuah periode pembebasan pajak penghasilan untuk industri-industri baru, yang diberikan oleh negara-negara berkembang dalam rangka untuk mengembangkan atau diversifikasi industri mereka. Pembebasan ini biasanya diberikan untuk jangka waktu bertahun-tahun untuk merintis industri orinfant.

ada pun pengertian lain dari tax holiday adalah pengurangan sementara atau penghapusan pajak. Program dapat disebut sebagai abatements pajak, subsidi pajak, tax holiday, atau program pengurangan pajak. Pemerintah biasanya membuat tax holiday sebagai insentif bagi investasi bisnis. Tax holiday telah diberikan oleh pemerintah pada tingkat nasional, sub-nasional, dan lokal, dan telah termasuk pendapatan, properti, penjualan, PPN, dan pajak lainnya. Beberapa tax holiday adalah konsesi extrastatutory, di mana badan pemerintah memberikan pengurangan pajak belum tentu berwenang dalam hukum. Di negara berkembang, pemerintah terkadang mengurangi atau menghilangkan pajak perusahaan untuk tujuan menarik PMA atau merangsang pertumbuhan industri terpilih.

Tax holiday merangsang masyarakat revitalisasi, mempertahankan penduduk Kota, menarik pemilik rumah untuk kota, dan untuk mengurangi biaya pengembangan untuk kepemilikan rumah dan proyek sewa. Program ini memberikan manfaat bagi warga yang memperbaiki rumah mereka dan mendorong pembeli untuk membeli rumah di kota. Manfaat pajak pengurangan yang tinggal dengan properti seluruh panjang pengurangan dan akan ditransfer ke setiap pemilik properti baru dalam jangka waktu tersebut.
tax holiday dapat diberikan sehubungan dengan kegiatan tertentu,  di daerah tertentu dengan maksud untuk mengembangkan daerah itu bisnis, atau wajib pajak tertentu .

Di New York,
tax holiday  penjualan di seluruh negara bagian itu pertama kali diberlakukan oleh Legislatif New York pada tahun 1996 dan memungkinkan minggu bebas pajak pertama di Januari 1997. Pemerintah daerah di New York diberi pilihan apakah ikut atau tidak untuk berpartisipasi. Sejak itu, inisiatif ini telah diadopsi oleh tiga belas negara. Ini biasanya terjadi sebagai bentuk bebas pajak akhir pekan Jumat berlangsung hingga Minggu, biasanya selama periode belanja utama untuk kebutuhan, seperti sebelum sekolah dimulai. Selama periode itu, penjualan pajak tidak dikumpulkan pada item yang dipilih, seperti pakaian dan perlengkapan sekolah. Item tunduk pada pembebasan pajak penjualan juga dapat dibatasi oleh harga (misalnya, pakaian sampai $ 100), tetapi konsumen bebas untuk membeli jumlah terbatas item.

Seperti dengan pajak penjualan lainnya, warga mengunjungi non-negara yang berpartisipasi yang membeli barang bebas pajak (hari libur atau tidak) mungkin masih harus membayar "pajak menggunakan" pada barang-barang mereka yang mereka bawa pulang.

B.     TAX AMNESTY
Tax amnesty adalah kesempatan yang terbatas-waktu untuk kelompok tertentu wajib pajak untuk membayar jumlah yang ditetapkan, dalam pertukaran untuk pengampunan kewajiban pajak (termasuk bunga dan denda) yang berkaitan dengan masa pajak sebelumnya atau periode dan tanpa takut akan dituntut pidana. Ini biasanya berakhir ketika otoritas beberapa memulai penyelidikan pajak pajak lewat jatuh tempo. Dalam beberapa kasus, undang-undang amnesti memperluas juga memberlakukan hukuman yang lebih berat pada mereka yang memenuhi syarat untuk amnesti tetapi tidak mengambilnya.

adapun yang berpendapat bahwa tax amnesty adalah ketentuan khusus yang ditawarkan kepada wajib pajak pada saat pemerintah sedang berusaha untuk menghentikan penghindaran pajak dan / atau meningkatkan penghasilan tambahan. tax amnesty biasanya ditawarkan untuk memberikan wajib pajak kesempatan untuk membayar pajak yang sebelumnya belum dibayar, atas dasar bahwa mereka akan dijamin kebebasan dari hukuman dan penuntutan.

C.     INVESTMENT TAX CREDIT
Sebuah persentase tertentu dari harga perolehan investasi tersebut dapat dikreditkan terhadap kewajiban pajak individu pribadi atau dikurangkan dari pajak berdasarkan
D.    FREE TRADE AREA / FREE TRADE ZONE
Khusus wilayah di mana barang impor bebas dari kebiasaan, PPN tugas dan pajak penghasilan atas impor.
BAB III
KESIMPULAN
tax insentif dan tax holidah itu adalah kebijakan dalam pajak, untuk mengurangi atau membebaskan suatu perusahaan dari pajak,ini bertujuan untuk memdorong industry dalam negri agar berkembang pesat,  jika suatu industry dalam negeri maju maka perekonomian dalam negri pun juga ikut maju pemerintah biasanya membuat tax holiday sebagai insentif bagi investasi bisnis.
tax holiday merangsang masyarakat revitalisasi, mempertahankan penduduk kota, menarik pemilik rumah untuk kota, dan untuk mengurangi biaya pengembangan untuk kepemilikan rumah dan proyek sewa. Program ini memberikan manfaat bagi warga yang memperbaiki rumah mereka dan mendorong pembeli untuk membeli rumah di kota. Manfaat pajak pengurangan yang tinggal dengan properti seluruh panjang pengurangan dan akan ditransfer ke setiap pemilik properti baru dalam jangka waktu tersebut.

Manajemen operasi (lingkungan kerja)




LINGKUNGAN KERJA
(KONDISI PABRIK)
ü   Arti dan tujuan
            Lingkungan kerja dalam pabrik jelas mempengaruhi pekerja pabrik tersebut.
Lingkungan kerja perlu diatur agar produktifitas bertambah karena lingkungan yang buruk akan membuat karyawan merasa terganggu dan akhirnya mempengaruhi produktifitasnya,pengaturan   lingkungan kerja, yaitu pengaturan penerangan tempat kerja, pengontrolan terhadap suara gaduh dalam pabrik, pengontrolan terhadap udara, pengaturan kebersihan tempat kerja dan pengaturan tempat keamanan kerja.
Pengaturan disini meliputi
I.                   Pengaturan penerangan tempat kerja
Pengaturan ini merupakan hal yang esensial menurut tinker untuk tempat kerja biasanya perlu dipasang penerangan yang dayanya sama dengan 40-50 foot candles tp hendaknya memperhatikan faktor lainnya yang dianggap citeris paribus : metode kerja; prosedur pengawasan; lingkungan lainya dan lain2 yang bisa berubah dan daya penerangannya pun berubah. dan untuk itu hendaknya memperhatikan faktor lainnya seperti luas ruangan tambahan aktifa atau juga letak lampu.
macam macam penerangan perlu diperhatikan
·         alamiyah( terbatas waktunya)
·         lampu biasa( relatif murah tp jikavoltage turun susah penanggulanganya)
·         neon(sama dengan lampu bisa namun lebih mahal)
·         kombinasinya( mungkin relatif lebih murah tapi tergantun seperti apa bentuk perusahaanya)
berikut adalah tebel hubungan penerangan dengan produktifitas kerja


JANUARI


Periode
1
2
3
4
Penerangan(X)
10.000 kwh
5000 kwh
2500 kwh
1000kwh
Produktifitas(Y)
100 bal benang
80 bal benang
50 bal benang
10 bal benang
0.01
0.016
0.02
0.01

Terlalu panas melelahkan
Panas melelahkan
optimal
Kurang menerangkan, enggan melakukan pekerjaan

II.                pengaturan suara gaduh
biasnya dalam pengaturan ini ruangan diberi perdam suara agar suara dapat diredam dan rendah atau dengan cara membuat rongga-rongga pada ruangan sehingga suara dapat keluar. jelas dengan pengaturan ini pekerjaan tidak akan terganggu dengan suara suara mesing atau suara yang datangnya dari tempat lain.
III.             pengaturan warna dinding
warna dinding putih netral, biru muda, hijau,merah muda menenangkan syaraf, warna meah kuning oranye memacu syaraf untuk melakukan kegiatan, hendanya pemilihan wanrna haru tepat agar karyawa dapat berbroduksi dengan baik dan memacu untuk melakukan kegiatan
IV.              pengaturan udara suhu dan kelembaban
pada tabil tadi jelas ttergambar dan oleh para ahli menyebutkan bahwa jika suhu udara naik makan karyawan cenderung akan melakukan kesalahan. pengaturan udara ini dapat dilakukan dengan cara :
·         pada lingkungan tempat kerja
ð  ventilasi yang cukup
ð  penggunaan kipas angin yang menjamin penyalinan udara
ð  penggunaan ac dengan biaya yang cukup mahal
ð  penggunaan humidifier untuk mengatasi lembabnya udara
·         terhadap orang yang terpengaruh udara lingkungan tempat dalam melaksanakan kegiatan misalnya dengan menggunakan pakaian khusus.
V.                 keselamatan kerja
tempat kerja yang bersih, warna yang pas, udara yang bersih makan akan memberi rasa nyaman para karyawan sehingga mengurangi risiko kesalahan dan mencegah terjadinya kecelakaan pekerjaan dengan berbagai alat, namun harus tetap mempertimbangkan fisik karyawan oleh karena itu para karyawan dianjurkan untuk menjaga kesehatan fisik dengan hidup sehat, selain itu perlu diatur tentang motivasi kerja lain seperti kondisi sosial, kebutuhan individu, fisiologis, sosial maupun egoistik, dan dengan demikian para karyawan akan bertambah keterampilannya.


Rabu, 03 Juli 2013

Situs Candi Liyangan



Salam blogger untuk pecinta blogger di indonesia dan dimanapun anda berada , kali ini saya akan memberikan sedikit informasi tentang Situs candi Liyangan , saya tertarik untuk menulis artikel ini karena memang saya berasal dari kota temanggung dan sangat ingin sekali berpartisipasi dalam memperkenalakan budaya dan wisatayang ada di kabupaten  temanggung , dan semoga tulisan saya yang berasal dari berbagai sumber ini bisa memberikan informasi yang memang sangat penting demi belajar sejarah kehidupan masa lalu yang bisa bermanfaat bagi kehidupan sekarang dan kelak
Candi Liyangan adalah situs purbakala berupa candi dan kawasan permukiman di lereng timur Gunung Sindoro tepatnya di permukiman warga Dusun Liyangan, Desa Purbasari, Kecamatan Ngadirejo, berjarak sekitar 20 kilometer arah barat laut dari kota Temanggung Kabupaten Temanggung,  Jawa Tengah,  Situs ini baru ditemukan pada tahun 2008.

Penemuan pertama berupa talud, yoni, arca, dan batu-batu candi. Penemuan selanjutnya sebuah bangunan candi yang tinggal bagian kaki dan di atasnya terdapat sebuah yoni yang unik, tidak seperti umumnya, karena yoni ini memiliki tiga lubang.
Menurut sejarah penemuan awal Situs Liyangan oleh masyarakat setempat, yaitu pada tahun 2008 masyarakat Temanggung tiba-tiba saja dikejutkan dengan adanya sebuah penemuan candi lagi, di sebuah penambangan pasir tidak jauh dari candi Pringapus, tepatnya di Dusun Liyangan, Desa Purbasari Kecamatan Ngadirejo sekitar 20 kilometer arah barat laut dari kota Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Kemudian terjadi kembali penemuan berupa sebuah bangunan candi yang tinggal bagian kaki dan di atasnya terdapat sebuah yoni yang unik, tidak seperti umumnya, karena yoni ini memiliki tiga lubang, profil klasik Jawa Tengah pada kaki candi menandakan candi ini berasal dari abad 9 Masehi.
Yang menjadi misteri dan sangat spektakuler adalah temuan terakhir pada akhir Maret 2010 berupa rumah panggung dari kayu yang hangus terbakar dan masih tampak berdiri tegak. Satu unit rumah tersebut berdiri di atas talud dari batu putih setinggi 2,5 meter.
Selain itu juga ditemukan satu unit rumah kayu lain yang baru tampak pada bagian atapnya, menurut perkiraan bangunan rumah tersebut berada dalam satu kompleks dengan candi dan kemungkinan merupakan satu zaman.
Penelitian dan penggalian lebih lanjut dilakukan Balai Arkeologi Yogyakarta pada 2010 dan 2011 menyimpulkan bahwa situs tersebut bukan merupakan candi besar tetapi sebuah perdusunan Mataram Kuno. Berdasar gambaran hasil survei penjajakan Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan bahwa Situs Liyangan merupakan situs dengan karakter kompleks; indikasi sebagai situs permukiman, situs ritual, sekaligus situs pertanian.
Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan jalan batu dan 40 guci Cina dari Dinasti Tang sekitar abad 9-10 Masehi di Situs Liyangan Temanggung, Jawa Tengah.

Penemuan jalan batu dan guci Cina ini adalah hasil ekskavasi Balai Arkeologi Yogyakarta Mei lalu tepatnya pada penggalian keempat situs ini. Situs Liyangan merupakan kompleks peninggalan Mataram Kuno yang terdiri dari tiga bagian yakni area hunian, area peribadatan, dan area pertanian.Penemuan terakhir, adalah jalan batu sekitar 5 meter yang diduga menghubungkan area peribadatan dan area hunian. Jalan batu ini belum dibuka sepenuhnya karena tertutup oleh material lahar Gunung Sindoro.

Pihak Balai Arkeologi tengah melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan kegunaan dari jalan batu tersebut. Hingga saat ini pun, pihaknya masih kesulitan untuk membuka semua jalur lantaran tebalnya lahar yang mencapai 5-12 meter.

Penemuan lain, adalah pecahan guci kuno zaman Dinasti Tang yang ditemukan di area hunian oleh para penambang pasir. Pecahan guci ini lantas disusun hingga menjadi sekitar 40 guci.Guci ini digunakan sebagai alat perkakas rumah tangga seperti mangkok, wadah air, dan sebagainya.
"Saat ditemukan, keadaan guci sudah remuk sehingga kami harus memasangnya kembali,"

Selain guci Cina,dalam penggalian akhir juga ditemukan enam batur atau plataran candi dengan ukuran kira-kira 40 sentimeter persegi serta alat perkakas dari gerabah dan tanah liat seperti pasu (baskom tanah liat), periuk, kendi, dan juga menemukan benda-benda yang terbuat dari logam seperti senjata tajam ( mirip pedang) dan alat pertanian berupa 'Lempak'.

Sebelumnya, pada penggalian tahun 2012 lalu, tim Balai Arkeologi Yogyakarta juga menemukan sarana peribadatan berupa candi, batur,selasar tangga batu, talud air dari kubus batu, talud air yang terbuat dari batu kali dan talud air dari papan batu.

"Diperkirakan benda-benda bersejarah tersebut merupakan peninggalan Mataram Kuno sekitar abad 9 Masehi,"
Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Temanggung untuk kepentingan penelitian situs ini telah membebaskan lahan sekitarnya seluas 5.630 meter persegi milik warga setempat yang saaty itu digunakan untuk penambangan galian C. Penelitian situs ini sangat penting untuk mengungkap misteri sejarah peradaban jaman Mataram Kuno, yang membangun perkampungan di Liyangan. (photo: arcomsoekarno.blogspot.com)



Dari hasil penelitian sementara yang berhasil dikumpulkan tim arkeologi, bahwa secara umum, potensi data arkeologi situs Liyangan tergolong tinggi berdasarkan indikasi, antara lain luas situs dan  keragaman data berupa bangunan talud, candi, bekas rumah kayu dan bambu, strutur bangunan batu, lampu dari bahan tanah liat, dan tembikar berbagai bentuk.
Disisi lain juga diperoleh kabar berupa struktur bangunan batu, temuan tulang dan gigi hewan, dan padi, berdasar gambaran yang lain dari hasil survei penjajakan tersebut Balai Arkeologi Yogyakarta menyimpulkan bahwa Situs Liyangan merupakan situs dengan karakter kompleks, yaitu yang mengindikasikan bahwa lokasi  tersebut adalah situs permukiman atau sebuah desa atau dusun di masanya, selain itu merupakan pula situs ritual, dan situs pertanian.
Kunikan lain dari hasil penemuan selanjutnya adalah luasan imajiner situs Liyangan berdasarkan survei diperkirakan tidak kurang dari dua hektare. Di area tersebut tersebar data arkeologi misteri yang menunjukkan sebagai situs perdusunan masa Mataram Kuno. Mengingat sebagian situs terkubur lahar, masih sangat dimungkinkan luasan situs lebih dari hasil survei.
Hasil penelitian tim Balai Arkeologi menyimpulkan bahwa data arkeologi berupa sisa-sisa rumah berbahan kayu dan bambu merupakan situs perdusunan masa Mataram Kuno sekitar 1.000 tahun lalu. Akan tetapi yang menjadi tanda tanya dan menjadi penelitian yang menarik adalah, kayu-kayu yang menjadi bagian terpenting bangunan di area situs Liyangan tersebut hingga sekarang sebagian nampak masih kokoh tidak termakan zaman.
Justru sebagian kayu-kayu tersebut masih nampak utuh tampa cacat sedikitpun. Hingga sampai sekarang penelitian tentang kayu-kayu tersebut masih dilakukan di  laboratorium Balai Arkeologi Yogyakarta.
Dan mulanya di lokasi penambangan pasir tersebut ditemukan situs yang diduga tempat pemujaan atau ritual lainnya, namun terakhir ditemukan pula bekas bangunan dari kayu dan bambu yang telah menjadi arang dan di bawahnya terdapat talud dari batu putih setinggi 2,5 meter dan terdapat saluran air.
Adanya temuan bangunan saluran air tersebut menandakan bahwa waktu itu sudah ada manajemen air. Melihat konstruksi kayu dengan garapan yang halus dan menggunakan atap dari ijuk menandakan bahwa masyarakat pada masa  itu telah memiliki budaya dan seni arsitektur  yang cukup baik di zamannya.
Sumber :