Minggu, 16 Februari 2014

Tarif Pajak pph pasal 25



Tarif Pajak PPh Pasal 25/29 untuk Wajib Pajak Badan Untuk Tahun Pajak 2012 dan Tahun 2011 adalah sebagai berikut :
Berdasarkan pasal 17 Undang-undang  No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan  :
Wajib Pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap adalah sebesar 25 % (dua puluh delapan persen) dikalikan Penghasilan Kena Pajak.
Berdasarkan pasal 31 E Undang-undang  No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan  :
Wajib Pajak badan dalam negeri dengan peredaran bruto sampai dengan Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah) mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% (lima puluh persen) dari tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b dan ayat (2a) yang dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto sampai dengan Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah).

Untuk keperluan penerapan tarif pajak  jumlah Penghasilan Kena Pajak dibulatkan ke bawah dalam ribuan rupiah penuh.

Penerapan Tarif PPh Badan Tahun 2012 dan Tahun 2011 dalam perhitungan PPh Terutang :
Untuk Peredaran Usaha Bruto Sampai dengan Rp.4.800.000.000,-  tarif PPh Badan dikenakan sebesar  25 % x 50 % x Penghasilan Kena Pajak

Contoh perhitungan Lihat :
Untuk Peredaran Usaha diatas Rp.4.800.000.000,- Sampai dengan Rp.50.000.000.000,-  tarif PPh Badan dikenakan sebesar :
Bagian Peredaran Usaha Bruto sampai dengan Rp.4.800.000.000,- :
 25 % x 50 % x Penghasilan Kena Pajak (bagian Peredaran Usaha Bruto Rp.4.800.000.000,-)
Bagian Peredaran Usaha Bruto diatas Rp.4.800.000.000,- Sampai dengan Rp.50.000.000.000,-
25 % x Penghasilan Kena Pajak (bagian Peredaran Usaha Bruto diatas Rp.4.800.000.000,- Sampai dengan Rp.50.000.000.000,-)

Contoh perhitungan Lihat :


c.      Untuk Peredaran Usaha Bruto diatas Rp.50.000.000.000,-  tarif PPh Badan dikenakan sebesar  :
 25 % x  Penghasilan Kena Pajak

Contoh perhitungan Lihat :


Dasar Hukum :
b.  Surat Edaran Dirjend Pajak No.66/PJ./2010 tentang Penegasan atas pelaksanaan UU No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan

Rabu, 01 Januari 2014

Pendakian Gunung Prau Via Temanggung


Mendaki merupakan kegiatan atau hobi yang sangat menyenangkan, berburu sunset,sunrise dan juga pemandangan  yang indah dari dataran tinggi adalah hal yang menjadi tujuan utama dari sebuah pendakian.
Bersahabat dan mencintai alam ,sekaligus menikmati keindahan ciptaan Sang Kuasa tentu menjadi satu kegiatan yang sangat mengasikan ,bercengkrama di alam lepas dengan teman ,menikmati udara dingin yang menusuk tulang dan membuat hidangan sederhana di atas puncak ialah hal yang menjadi suatu kenikmatan tersendiri di alam bebas.

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman pendakian gunung prau melalui jalur temanggung , memang jalur pendaikian yang sering dilalui pendaki umum biasanya melewati tiga jalur yaitu via desa kenjuran kab kendal ,via desa patak banteng ,dan via  datarn tinggi dieng.

Gunung Prau terletak pada ketinggian 2560 m di atas permukaan laut, Secara administratif Gunung Prau masuk wilayah beberapa Kabupaten sekaligus. wilayah Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal. Sedang secara Astronomis Gunung ini terletak pada koordinat 7° 11' 13" LS,  109° 55' 22" BT.

Pendakian gunung prau via jalur temanggung memang belum banyak orang yang belum mengetahui ,karena memang jalur ini baru saja dibuka oleh rekan-rekan swambin jungle trekking club.Bescame kami berada di desa campurejo ,kec.tretep,kab. Temanggung. Pendakian via temanggung mempunyai tiga jalur yang sangat memiliki pemandangan luar biasa .oh ya kemarin saya dan rekan rekan swambin jungle trekking club melakukan pendakian melalui jungle trek banaran ,bojor ,tretep dan turun dari puncak ke desa wates ,wonoboyo temanggung.

Pendakian melalui jalur ini menyita waktu 4-6 jam bejalan santai penuh cengkrama dan istirahat, tetapi jika melalui jalur ini kita akan mendapatkan suguhan pemandangan yang sangat indah dalam perjalan pertama kita akan bertemu dengan perkebunan sayur penduduk sekitar dan jika pada saat bulan april sampai agustus kita akan menjumpai hampir seluruh perbunanya adalah tembakau yang hijau sejuk dimata

.Setelah melewati perkebunan warga kita akan menjumpai hutan pinus walaupun tidak lebat tetapi sangat menyejukan ketika kita melewati hutan pinus tersebut , hutan pinus selasai saatnya trek mulai menanjak melalui hutan yang tidak begitu lebat karena beberapa waktu lalu terjadi kebakaran. setelah itu sampailah pada trek hutan yang sesungguhnya yaitu hutan yang masih lebat dengan flora faunanya yang masih alami.



 hutan lebat dengan pohon pohon rindang besar. Dalam trek hutan ini kita harus berhati hati karena memang kondisi trek disini licin dan menanjak ,jika tidak hati hati pendaki dapat terpeleset ,setelah melewati hutan kita akan menemui trek semak belukar dengan trek yang sangat licin dengan kemiringan yang cukup membuat tenaga kita terkuras dan otot kaki terasa berat. tetunya ini menjadi sebuah tantangan bagi pendaki.


trek sulit sudah terlewati kini saatnya tiba di dekat puncak yaitu pertemuan dari jalur kenjuran ,dari sini pun kita masih berjalan ke arah barat menuju ke bukit teletubies untuk menuju puncak ,di trek ini sudah landai dan kita akan menemui kebun strowberry jawa atau ucen ucen (sebutan dari rekan rekan) ,kita bisa memetik untuk menambah sedikit energi dengan rasa manis dan masamnya. nah sampailah pada puncak gunung prau ,(alhamdulilah dengan kaki yang sudah lumayan gempor )

beberapa foto yang saat di puncak







setelah bermalam dan pagi sudah tiba kamipun turun melalui jalur yang berbeda yaitu melalui jalur wates wonoboyo temanggung.